PENERAPAN METODE TAMYIZ DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PPTQ-TD TARBIYATUL UMMAH SUKOHARJO 2015-2016

Authors

  • Kafin Jaladri
  • Imam Syafi’i

Abstract

Metode Tamyiz merupakan bongkar pasang (Puzzel) dari teori ilmu nahwu-shorof maka dengan menggunakan metode ini tidakperlu memakan waktu lama untuk bisa menguasai nahwu shorof, bahkan untuk anak-anak sejak usia kelas 1 (satu) SD/MI yang dianggap tidak mungkin bisa diajari nahwu-shorof yang katanya susah. Hadirnya Metode Tamyiz kuantum nahwu-shorof ini dapat dipelajari oleh kalangan anak-anak karena model pembelajaran yang sangat mudah di fahami. Metode Tamyizini merupakan metode unggulan dalam sebuah pembelajaran bahasa Arab yang diterapkan pada kurikulum PPT-TD Tarbiyatul Ummah.Penulismerasa asing dengan model pembelajaran Tamyiz tersebut, makadi sini penulis ingin meneliti bagaimana penerapan metode Tamyiz dalam pembelajaran bahasa Arab yang diterapkan dalam kurikulum PPT-TD Tarbiyatul Ummah.

Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yaitu suatu penelitian yang berbentuk deskriptif analisisdan hasilnya digambarkan dengan kata-kata menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Subyek penelitian ini adalah siswa PPTQ-TD Tarbiyatul Ummah yang berjumlah 27 siswa.Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Sedangkan teknik analisis data yng digunakan yaitu deskriptif analisis, langkahlangkahnya adalah dengan mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasikan, menganalisa, menginterpresikan tentang arti data itu untuk memperoleh kesimpulan.

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode Tamyiz dalam pembelajaran bahasa Arab kelas II di PPTQ-TD Tarbiyatul Ummah Sukoharjo berjalan dengan baik.Diantara faktor pendukungnya adalah adanya guru pengampu yang profesional dalam bidangnya dan dari metode Tamyiz itu sendiri yang metodenya mengasyikkan sehingga peserta didik sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran tersebut. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan SDM guru yang mengajar Tamyiz, sehingga rasio antara guru dan murid tidak seimbang dan kelas besar yang mengakibatkan pembelajaran Tamyiz kurang kondusif.

Published

2019-03-01

Issue

Section

Articles