Hadis Falak Konsep Pemikiran Hermeneutika Muhammad Iqbal (Sebuah Telaah Makna Rukyat)
DOI:
https://doi.org/10.62096/sq.v1i1.1Keywords:
Hadis, Hermeneutika, Muhammad Iqbal.Abstract
Al-Qur’an dan dan Hadis sebagai sumber hukum Islam yang teks (nash)-nya terkadang membutuhkan penafsiran yang mendalam. Metodologi tafsir sebagai alat guna memahami keduanya, para ulama sejak abad pertengahan telah memunculkannya. Di antara yang menarik ditelusuri pemahamannya terdapat Hadis terkait falak. Kajian tentang falak seolah tidak pernah habis dibahas dalam penelusuran makna tersurat dan yang tersirat. Kemudian, seiring perkembangan ilmu pengetahuan, ada pula yang mengadopsi metode tafsir atau ta’wil dari Barat, berupa hermeneutika. Dalam tulisan penulis mencoba mengemukakan konsep pemikiran hermeneutika Muhammad Iqbal berupa sebuah telaah makna “rukyat†dalam Hadis Shahih Muslim. Diharapkan melalui tulisan ini dapat menambah wawasan dalam mencermati makna “rukyat†yang terkandung di dalam Hadis tersebut melalui kajian hermeneutika yang diadopsi dari pemikiran Muhammad Iqbal. Melalui kajian ini didapat pemahaman sementara, bahwa hermeneutika dapat dijadikan sebagai alat dalam mengkaji teks (nash) Hadis. Kata “rukyat†dalam Hadis Riwayat Muslim mengandung makna obervasi baik tanpa alat maupun menggunakan alat modern.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Sayehu SM

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.







